menu

Selasa, 30 Oktober 2018

PERJALANAN KU

Episode 12

29 oktober 2018 Jam sebelas siang aku sampai dirumah sakit diantar oleh isteriku setelah satu minggu paska aku keluar dari opname untuk ambil obat karna obat ku habis dan chek ulang kesehatan ku.Kembali

Isteriku mendapatarkan ku kebagian pendaptaran kemudian aku duduk dibangku antrian untuk mennunggu giliran panggilan setelah menunggu berapa saat akupun dipanggil untuk diperiksa Docter,aku di suruh tidur dipembaringan Docter bertanya padaku dengan ramah ada keluhan apa pak??...ia bertanya pada ku sambil ia memeriksa kondisiku aku jawab dengan apa yang aku rasakan.,setelah selesai dipriksa Docter pun lalu memberikan resep obat padaku ia pun menyalamiku dan berkata sehat yaa…terima kasih Docter jawab ku.
Akupun pergi ke klinik untuk mengambil obat,diklinik obat akupun ngantri tidak begitu lama,allhamdulilah semua nya berjalan lancar.
ALLAH sungguh maha pengasih lagimaha penyayang,hari itu aku betul betul sangat bersukur sekali,aku telah ditolong oleh seorang pemuda diantar dengan motor kejebatan mobil,kondisi pisik ku terutama kakiku dan napasku tidak sekuat dulu lagi namun aku bersukur masih bisa jalan walau harus ter seok seok,dari klinik obat aku keluar berjalan hendak kepangkalan ojek didepan di pinggir jalan terseok seok dan berapa kali sandal yang kupakai terlepas tan pa terasa beginilah memang kondisi kaki ku tidak terasa dan terasa tebal karna pengaruh penyakit DM ku,aku terus berjalan hendak menuju pangkalan ojek dan berharap ada ojek disana dan aku akan kekarang tinah tempat wak juarman karna aku sudah lama tidak kesana,sebelum sampai kepangkalan ojek aku harus melewati post securyti hari itu isteriku memang cuman mengantarku kerumah sakit kemudian ia kembali lagi kemuara enim karna banyak pekerjaan yang harus ia selesaikan sebagai ojek antar jemput anak sekolah dan sebagai ibu rumah tangga aku maklumi untung saja ia memiliki pisik yang kuat dia yang memboncengi aku kemana aku akan pergi karna aku tidak berani berkendaraan sediri karna kondisi pisik ku yang sudah renta .
Baiklah sahabat kulan jut kan lagi kisah perjalanku hari itu,setelah aku hampir sampai di post securyti kulihat ada seorang pemuda sedang bercakap cakap dengan dua securyti di post,mereka menyapaku sambil tersnyum pulang pak..iya jawab ku dan aku bertanya tidak ada ojek dik..tannyaku pada mereka belum ada jawab nya,akupun terus berjalan melewati post securyti keluar pintu gerbang kepinggir jalan menuju pangkalan ojek berapa kali aku berhenti karna kakiku terasa sakit dan berat pangkalan ojek kira kira seratus meter lagi tapi tukang ojek belum terlihat aku pun berhenti kebali mengatur napas dan meng istirahatkan kakiku mulai terasa ngilu gemetar dan sakit,namun aku harus terus berjalan melatih kakiku docter pun menyarankan aku harus berolahraga jalan agar kakiku tidak trasa kaku aku kembali semangat,seratus meter lagi oh.. rasa nya seratus kilo aku tersenyum pahit sambil menyeka peluh dikeningku yang mulai bercucuran kuayun kan lagi kakiku namun baru berapa lang kah tiba tiba didsamping ku ada sepeda motor berhenti dan memanggil ku ayo..pak  naik aku sedikit kaget ternyata pemuda yang di post securyti tadi aku teringat kala aku saat diopname berapa hari yang lalu aku pernah ngobrol dengan pemuda itu saat ia bersikan zal tempat aku opname aku turun dijembatan lalu ia carikan ojek kekarang tinah tempat wak juarman TERIMA KASIH DIK kuucapkan pada nya didalam hati kuberdoa semoga yang kuasa akan membalas kebaikan mu amin 

SALAM HANGAT  BUAT  SAHABAT  JUMPA LAGI DI EPISODE BERIKUT NYA

.    Link


     

Tidak ada komentar:

Posting Komentar