Episode
12
29
oktober 2018 Jam sebelas siang aku sampai dirumah sakit diantar oleh isteriku
setelah satu minggu paska aku keluar dari opname untuk ambil obat karna obat ku
habis dan chek ulang kesehatan ku.Kembali
Isteriku
mendapatarkan ku kebagian pendaptaran kemudian aku duduk dibangku antrian untuk
mennunggu giliran panggilan setelah menunggu berapa saat akupun dipanggil untuk
diperiksa Docter,aku di suruh tidur dipembaringan Docter bertanya padaku dengan
ramah ada keluhan apa pak??...ia bertanya pada ku sambil ia memeriksa kondisiku
aku jawab dengan apa yang aku rasakan.,setelah selesai dipriksa Docter pun lalu
memberikan resep obat padaku ia pun menyalamiku dan berkata sehat yaa…terima
kasih Docter jawab ku.
Akupun
pergi ke klinik untuk mengambil obat,diklinik obat akupun ngantri tidak begitu
lama,allhamdulilah semua nya berjalan lancar.
ALLAH
sungguh maha pengasih lagimaha penyayang,hari itu aku betul betul sangat
bersukur sekali,aku telah ditolong oleh seorang pemuda diantar dengan motor
kejebatan mobil,kondisi pisik ku terutama kakiku dan napasku tidak sekuat dulu
lagi namun aku bersukur masih bisa jalan walau harus ter seok seok,dari klinik
obat aku keluar berjalan hendak kepangkalan ojek didepan di pinggir jalan
terseok seok dan berapa kali sandal yang kupakai terlepas tan pa terasa
beginilah memang kondisi kaki ku tidak terasa dan terasa tebal karna pengaruh
penyakit DM ku,aku terus berjalan hendak menuju pangkalan ojek dan berharap ada
ojek disana dan aku akan kekarang tinah tempat wak juarman karna aku sudah lama
tidak kesana,sebelum sampai kepangkalan ojek aku harus melewati post securyti hari
itu isteriku memang cuman mengantarku kerumah sakit kemudian ia kembali lagi
kemuara enim karna banyak pekerjaan yang harus ia selesaikan sebagai ojek antar
jemput anak sekolah dan sebagai ibu rumah tangga aku maklumi untung saja ia
memiliki pisik yang kuat dia yang memboncengi aku kemana aku akan pergi karna
aku tidak berani berkendaraan sediri karna kondisi pisik ku yang sudah renta .
Baiklah
sahabat kulan jut kan lagi kisah perjalanku hari itu,setelah aku hampir sampai
di post securyti kulihat ada seorang pemuda sedang bercakap cakap dengan dua
securyti di post,mereka menyapaku sambil tersnyum pulang pak..iya jawab ku dan
aku bertanya tidak ada ojek dik..tannyaku pada mereka belum ada jawab
nya,akupun terus berjalan melewati post securyti keluar pintu gerbang kepinggir
jalan menuju pangkalan ojek berapa kali aku berhenti karna kakiku terasa sakit
dan berat pangkalan ojek kira kira seratus meter lagi tapi tukang ojek belum
terlihat aku pun berhenti kebali mengatur napas dan meng istirahatkan kakiku
mulai terasa ngilu gemetar dan sakit,namun aku harus terus berjalan melatih
kakiku docter pun menyarankan aku harus berolahraga jalan agar kakiku tidak
trasa kaku aku kembali semangat,seratus meter lagi oh.. rasa nya seratus kilo
aku tersenyum pahit sambil menyeka peluh dikeningku yang mulai bercucuran kuayun
kan lagi kakiku namun baru berapa lang kah tiba tiba didsamping ku ada sepeda
motor berhenti dan memanggil ku ayo..pak
naik aku sedikit kaget ternyata pemuda yang di post securyti tadi aku
teringat kala aku saat diopname berapa hari yang lalu aku pernah ngobrol dengan
pemuda itu saat ia bersikan zal tempat aku opname aku turun dijembatan lalu ia
carikan ojek kekarang tinah tempat wak juarman TERIMA KASIH DIK kuucapkan pada
nya didalam hati kuberdoa semoga yang kuasa akan membalas kebaikan mu amin
SALAM
HANGAT BUAT SAHABAT JUMPA LAGI DI EPISODE BERIKUT NYA
. Link

Tidak ada komentar:
Posting Komentar